AL-AMIN BERHASIL MENJADI JUARA 1 UMUM DALAM KEMAH BUDAYA MAJAPAHIT 2018


MOJOKERTO-Sebuah kegiatan lomba pramuka telah diadakan di Museum Trowulan, yang diadakan oleh Balai Cagar Budaya daerah Jawa Timur. Lomba ini diadakan pada tanggal 14-16 September 2018. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan generasi muda dapat terus melestarikan budaya dari peninggalan nenek moyang. Panitia  juga berharap bahwa setelah diadakannya kegiatan ini para generasi muda dapat lebih melestarikan dan mengenal budaya. Kegiatan ini diikuti oleh 28 gudep dengan 29 putra dan 25 putri .
Para santri Al-Amin juga tak tinggal diam dengan diadakannya acara tersebut. Selain menjadi peserta dalam lomba tersebut, santri Al-Amin juga meraih juara 1 umum. Sebuah prestasi yang membanggakan tentunya bagi Pondok Pesantren Al-Amin. Namun, hal itu tidak didapatkan dengan mudah. Para santri telah berlatih dengan keras agar hal tersebut dapat terwujud. Dimana mereka berusaha menjadi kelompok tergiat dengan selalu mengeluarkan yel-yel di setiap aktifitas. Para santri yang mengikuti lomba juga bukan sekedar santri biasa, mereka adalah santri-santri yang  terpilih karena potensi yang mereka miliki.
Mereka bukan hanya memenangkan kegiatan ini saja, tetapi mereka juga pernah memenangkan lomba lainnya. Oleh karena itu mereka dipercaya oleh Al-Amin sebagai perwakilan pondok untuk mengikuti lomba tersebut. Sehingga mereka dapat meraih juara dalam lomba tersebut. Dalam kegiatan pramuka  tersebut diadakan berbagai lomba diantaranya: Play Art, PBB Tongkat, Pionering, Cerdas Cermat, Cipta Baca Puisi, Layang-layang, Cerkak Bahasa Jawa, Vlog, Rapi Bersih Tenda, Fotografi. Dimana para santri berhasil mendapatkan 6 piala dari 10 lomba yang telah diadakan oleh panitia.
Karena kemenangan para santri Al-Amin dari berbagai lomba pramuka yang telah diikuti, terutama lomba  pramuka yang telah diikuti di museum trowulan, reputasi Pondok Pesantren Al-Amin menjadi naik dikalangan lembaga pendidikan yang lainnya. Selain itu Pondok Pesantren Al-Amin menjadi semakin dikenal oleh masyarakat luas karena prestasinya dibidang pramuka. Hal itu telah menjadi salah satu kegiatan positif bagi Pondok Pesantren Al-Amin dan para santri untuk saling bekerja sama dalam meraih sebuah prestasi.
Gambar 1. Karya pioneering tim pramuka Pondok Pesantren Al-Amin


Gambar 2. Para santri putra berpose di depan Enam Piala yang mereka raih
Gambar 3. Para santri putri berpose di depan Enam piala yang mereka raih

Ada satu hal yang harus diketahui bahwa lomba pramuka di museum trowulan ini dilatar belakangi dari banyaknya masyarakat yang belum mengetahui budaya-budaya yang ada di kabupaten Mojokerto. Maka dari itu dengan diadakannya lomba ini kita sebagai masyarakat kabupaten Mojokerto harus ikut ambil untuk melestarikan budaya yang ada di kabupaten Mojokerto.
Dari segi pandangan masyarakat sendiri mereka mendukung secara penuh jalannya acara tersebut, karena acara tersebut salah satu langkah untuk melestarikan budaya yang ada di kabupaten mojokerto agar tidak pudar oleh zaman. Dengan dukungan oleh masayarakat tersebut lomba tersebut berjalan lancar seperti apa yang telah direncanakan.
Selain hal tersebut terdapat kekurangan yang terjadi dalam pelaksanaan lomba tersebut. Diantaranya : penertiban pelaksanaan lomba seharusnya sudah bagus, tetapi menurut salah satu peserta peraturan yang dibuat sudah cukup bagus, tapi masih banyak yang tidak terkondisikan. Mereka terlalu terpaku pada tim-tim besar yang telah mempunyai nama dikalangan lembaga pendidikan. Namun hal itu telah menjadi koreksi tersendiri bagi panitia pelaksana, Dan juga dalam penertiban kegiatan tersebut ada suatu kejanggalan yaitu masih adanya peserta lomba yang melanggar peraturan, Berikut ujar Mbak Eka Dewi F. “Kita sudah memasang garis police line tetapi masih ada peserta yang melompat atau keluar dari garis police line yang telah kita tentukan, Nah dengan itu kami melakukan penegasan kepada mereka dengan cara mengambil ID Card mereka dan menanda tanganinya, dan juga mengurangi poin dari tim mereka. Dengan hal itu lomba tersebut dapat berjalan lancar.  

oleh: Afiq, Faris, Indy
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar